Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, kembali menunjukkan tanda-tanda aktif pada Sabtu (22/8/2026). Meski relawan dan petugas sempat berharap api telah padam sepenuhnya, titik api baru kembali terpantau muncul di sela-sela semak dan rerimbunan pada sore hari.
Sekitar pukul 17.02 hingga 17.03 WITA, warga mendokumentasikan kepulan asap tipis yang mulai terlihat di antara pepohonan. Tak lama berselang, pada pukul 17.39 WITA, kobaran api kecil mulai tampak menjalar di balik semak, disertai asap yang kian menebal, menandakan bahwa bara api lama masih menyimpan potensi untuk kembali membesar.
Memasuki petang hari, sekitar pukul 18.38 WITA, tim gabungan yang terdiri dari relawan dan petugas segera bergerak menuju titik api yang mulai membesar. Dengan selang dan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan kobaran api yang mulai menjilat pepohonan di tengah kondisi cahaya yang mulai temaram.
Koordinasi lapangan terus dilakukan hingga malam hari. Sekitar pukul 18.39 hingga 18.41 WITA, armada tangki air terlihat bergerak menuju lokasi kebakaran, sementara petugas di lapangan saling berkoordinasi menggunakan alat komunikasi untuk mengarahkan titik-titik yang perlu segera ditangani agar api tidak meluas ke area yang lebih luas.
Munculnya kembali titik api ini menjadi pengingat bahwa proses pemadaman karhutla di Labanan Makarti belum sepenuhnya tuntas, meski relawan sudah berjibaku sejak beberapa hari terakhir. Warga berharap malam ini tidak ada lagi titik api baru yang muncul, mengingat malam nanti akan digelar tabligh akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama K.H. Ahmad Muwafiq.
Warga dan relawan berharap besar, dengan keberkahan malam peringatan Maulid ini, Kampung Labanan Makarti segera diguyur hujan yang membawa manfaat, sehingga bencana kabut asap dan kebakaran lahan yang telah berlangsung beberapa hari ini dapat segera berakhir.