Redaksi Kampung Labanan Makarti
Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengungkap temuan penting yang perlu diketahui warga penerima bantuan sosial (bansos), termasuk di Kampung Labanan Makarti. Berdasarkan hasil pemadanan data dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kemensos menangguhkan sementara penyaluran bansos 2026 kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang terindikasi melakukan transaksi judi online (judol).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa temuan ini meningkat dibanding hasil pemadanan tahun 2025, yang saat itu hanya menemukan sekitar 600 ribu KPM terindikasi.
Pemeriksaan Tak Hanya ke Penerima Bansos, Tapi Satu Kartu Keluarga
Yang perlu dipahami warga, pemeriksaan pemerintah tidak hanya menyasar nama penerima bansos, tetapi seluruh anggota keluarga yang tercatat dalam satu Kartu Keluarga (KK). Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos, Joko Widiarto, menjelaskan bahwa indikasi transaksi judi online bisa saja berasal dari anak, suami, istri, atau anggota keluarga lain — bukan penerima bansos itu sendiri.
"Penerima triwulan II kemarin kita cek semua, termasuk anggota keluarganya. Ini ditangguhkan dulu, kita siapkan penggantinya, karena masih banyak masyarakat lain yang butuh," ujar Joko.
Fakta lain yang mengejutkan, kelompok berstatus anak justru paling banyak terindikasi, dengan lebih dari 1 juta data. Selain Program Sembako, pada Program Keluarga Harapan (PKH) tercatat 794.475 KPM yang terindikasi.
Bukan Vonis, Warga Diberi Kesempatan Klarifikasi
Penting digarisbawahi: data terindikasi ini belum berarti seluruh anggota KK terbukti bermain judol. Data tersebut masih dalam proses verifikasi. Keluarga penerima manfaat diberi kesempatan mengklarifikasi ke pendamping sosial atau pemerintah desa, atau menutup rekening yang digunakan untuk judi online bila memang terbukti.
Jika setelah verifikasi terbukti terjadi penyalahgunaan bansos untuk judi online, bantuan dapat dihentikan, bahkan kasus dapat diteruskan ke pihak kepolisian.
Imbauan untuk Warga
Kemensos mengimbau seluruh penerima bansos agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya — untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk judi online. Warga Kampung Labanan Makarti yang menerima bansos diharapkan turut menjaga penggunaan bantuan agar tidak terindikasi dalam pemeriksaan serupa ke depannya.
Sumber: Kementerian Sosial RI, PPATK